Rabu, 06 April 2011

Dialog cinta


Tiba-tiba ia datang padaku. Belum pernah kulihat cahaya yang meretas masuk ke dalam selaput bening mataku seterang itu. Ia datang padaku dan hampir-hampir aku bisa merasakan jeritan kalbunya yang terkubur oleh asa dan kepedihan, atas semua derita yang menimpanya selama ini. Memang, sangat jelas jurang pemisah antara apa yang ia dambakan dan apa yang saat ini terjadi pada dirinya.
Ia bertutur “umumnya manusia, lebih khususnya anak muda, mereka banyak memperbincangkan tentang diriku dan kehadiranku di tengah- tengah mereka. Inilah yang membuatku tersiksa dan kesedihanku semakin membuncah.”
Aku katakan“ Mengapa engkau tampak begitu sedih., pikiranmu seakan diselimuti oleh arakan mendung kesedihan? Apa yang terjadi atas dirimu? Bukankah engkau ratu kebahagiaan yang senantiasa diharapkan hadir selalu dalam jiwa setiap orang. Engkau yang membuat jiwa manusia menjadi hidup, penuh senyum bahagia dan jalan pun menjadi terang benderang ibarat bulan purnama di malam hari?”
Ia menjawab“ Inilah derita yang menimpaku ! Dan mungkin, itu juga yang kan menimpamu hari ini.”
Aku katakan“ Apa makasud ungkapanmu itu, aku betul-betul tidak paham? Tolong, jelaskan kepadaku!”
Ia berkata” aku adalah ratu beracun yang akan mengajarkan kepada manusia apa sebenarnya keindahan itu? Keindahan alami yang rabbani (keindahan yang bermuara pada cawan cinta illahi) adalah sumber kehidupan jiwaku. Duhai teman, akulah yang akan membuat ilustrasi keindahan terpancarkan pada pikiran setiap orang. Diantara mereka ada yang mengekspresikan keindahan itu dengan rindu yang meledak-ledak.”
Aku katakan”Sudahlah. Tidak perlu kita urus lagi masalah ini. Kita semua tahu tentang dirimu. Siapa di dunia ini yang tidak tahu tentang cinta. Engkaulah yang menerangi jalan dan engkau adalah kehidupan ruhku.”
Kemudian ia memotong pembicaraanku” Anak-anak muda banyak yang tidak mengenal baik siapa sebenarnya aku? Mereka salah persepsi tentangku. Sehingga aku identik dengan sekedar pemenuhan keinginan dan syahwat. Betapa pedihnya perasaanku atas oknum yang mencemarkan nama suciku dengan melanggar aturan syara’ dan tindakan-tindakan bodoh atas nama cinta, padahal aku bebas dari semua yang ia lakukan. Apakah  memang engkau rela atas nasibku yang hanya berperan sebatas yang dipersepsikan orang, yang identik dengan harga diri yang begitu murah? Atau aku hanyalah sebuah sirine yang memanggil seseorang untuk berbuat asusila dan tidak terhomat dan tanpa makna?”
Aku katakan”aku pikir mereka tidak salah paham terhadapmu. Akan tetapi mereka memang belum mendapatkan orang yang mengenalkan mereka hakikat cinta. Jadi, apa salah mereka, sementara mereka sedang dibelenggu oleh persepsi seperti ini? Apalagi didukung dengan tayangan-tayangan film yang heboh, iklan-iklan, cover majalah, pernyataan-pernyataan Si Fulan yang ngetrend atau artis tertentu.”
Ia berkata”Engku mulai paham apa yang aku maksud. Tapi engkau belum memberikan solusi yang aku inginkan, atas kedatanganku. Engkau hanya memaparkan problematika dan mengapa problem itu muncul. Sementara aku berharap engkau bisa membantuku keluar dari cobaan ini. Allah SWT menciptakan agar –dihari kiamat nanti- manusia bisa berlindung di bawah payung-Nya di saat tidak ada perlindungan selain perlindungan-Nya. Di saat Allah memanggil mereka di padang Mahsyar dan matahari berada di dekat kepala mereka, “Dimanakah orang yang saling mencintai karena-Ku? Dimanakah orang yang saling duduk karena-Ku? Dimanakah orang yang saling mengunjungi karena-Ku? Hari ini aku lindungi mereka dengan payung-Ku, disaat tiada perlindungan selain perlindungan-Ku.”
Aku berkata”Jadi sebenarnya apa yang engkau inginkan dariku? Aku akan mengikuti perintahmu dan aku siap dengan apa yang kau inginkan.”
Ia berkata”Lakukanlah apa saja. Teriaklah dengan suara lantang kepada mereka bahwa cinta mempunyai makna tersendiri yang belum pernah mereka pahami. Ia seperti sebuah sihir yang tidak bisa mereka rasakan. Jelaskan kepada mereka betapa aku sangat menderita karena  salah paham mereka tentangku. Mereka lakukan tindakan-tindakan bodoh mengatasnamakan aku. Mereka merampas kehormatan  orang lain atas namaku. Jika semut itu berteriak, mengingatkan seluruh bangsanya atas bahaya yang akan menimpa mereka ketika lewat satuan inspeksi tentara Sulaiman dengan berkata ”Berkatalah seekor semut: “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.”(An Naml:18). Maka, aku juga berteriak atas nasibku dan nasib semua orang yang mengatasnamakan cinta untuk berbuat ‘kerusakan’ di atas bumi ini. Seperti contoh yang aku kemukakan di atas, jika kita melihat ada bahaya yang menimpa kelompok kita, maka kita harus lantang memperingatkan mereka akan datangnya bahaya, atas dasar cinta dan sayang.”
Aku berkata”Permintaanmu itu sebuah tugas berat bagiku. Aku akan berjuang sekuat tenaga dengan mengorbankan segala kemampuan yang ada.”
Ia berkata” Itulah yang aku harapkan padamu dan mengapa hari ini aku susah payah datang kepadamu.”
Aku berkata” inilah tanganku, aku ulurkan kepadamu dan berjanji.”
Kemudian kami mengambil janji bersama. Dan ia pergi meninggalkanku. Inilah tulisan hasil perjanjian itu. Kan kupekikkan bassgi

Rabu, 29 Desember 2010

Buka Peluang = Siap Tersakiti


·         Teman    : Hubungan yang dibatasi oleh waktu
·         Sahabat  : Orang yang tidak diinginkan kepergiannya
·         Pacar       : Orang yang ingin dimiliki dan tidak mau berbagi
·         Kekasih   : Orang yang tlah dimiliki dan tak diinginkan kepergiannya
Udah tahu definisi keempat status itukan ?? Oik, dengan pembagian posisi itu setiap orang mengartikan kebahagian bersama teman hanya 20%, sahabat 50%, pacar 70%, dan ih wow kekasih mencapai 100%. Mirisnya, terkadang yang dipikirkan hanya kebahagiaan sesaat tanpa mengimbanginya dengan memikirkan kesedihan. Padahal semua yang kita rasakan+lakukan akan bergema atau bahayanya akan lebih parah. Sebagai makhluk sosial, kita sangat membutuhkan interaksi untuk membentuk suatu hubungan. Tapi tak seharusnya kita mudah menaikkan status seseorang yang sebenarnya belum pantas atau pada nyatanya memanglah tidak pantas. Karena disaat kamu dengan mudahnya membuka peluang, maka kemungkinan besar orang itu akan menyakitimu secara dalam. Contoh kecilnya, seorang teman yang kamu naikkan statusnya langsung sebagai pacar, maka jika nantinya hubungan kalian mengalami kerusakan, hanya kesedihan dan penyesalanlah yang kamu peroleh. Selain itu, jika kamu membuka peluang dengan menerima seseorang sebagai pacarmu diusia remaja ini berarti kamu tlah menutup peluang yang sebetulnya lebih baik daripada seseorang tersebut. Jadi, engga usah buru-buru ea plend !! jalani ajja hidup ini bagai air mengalir. Pasti tetep seru kok J.

Broken Heart ??

Broken Heart ??
Duh-duh cerita engga ya? Malu donk kalau harus mengungkap kebodohan masa lalu. . .Huahaha. Tapi rasanya geli juga mengingat betapa kita dulu begitu lugu menghabiskan bergalon-galon air mata untuk sepotong hati yang patah (wuu. . .lebay), yang seharusnya diobati bukan ditangisi. Hanya saja, kadang kita memang harus bercermin pada masa lalu untuk bisa menempati hari esok dengan hati-hati, isn’t it? Ng, pingin tahu metamorfosa cinta?? Simak puisi ini yahhh 

Cinta ibarat lilin yang menyala
Memberi cahaya disaat malam mulai menyapa
Ia kokoh menerangi disaat sumbu mulai terbakar
Tapi akhirnya ia akan meleleh dan mati
Hingga tinggalkan cinta bersama gelapnya hati

Cinta ibarat kupu-kupu yang berterbangan
Memberi warna indah pada setiap pandangan
Tapi saat ia mulai menjauh dan pergi
Ia takkan berhenti meski dipanggil tuk kembali

Mengisi dan mewarnai hati yang sepi
Tiada cinta abadi
Selain cinta pada Yang Maha Esa
Ibarat lilin kecil dan kupu-kupu bersayap indah
Keduanya penuh pesona saat pertamanya saja
Dan kehilangan makna diakhir cerita

Tuchkan dapat disimpulin bahwa, kesejatian itu seperti mengupas bawang. Buka satu lapis, akan ada lapis baru. Buka lagi akan ada lagi, terus begitu. Tanpa isi semua hanya lapisan kulit yang mengecil. Teruslah mengupasnya. Kamu hanya akan menemukan akhir yang tiada dan air mata yang deras mengucur dimatamu. Karena sesungguhnya akhir cinta yang bahagia hanya dimiliki oleh mereka yang hidup dalam lembaran cerita, cinderella dan pangerannya, putri salju dan pangerannya, etc. So say no to broken heart. Dan yakinkan dihatimu >> Apapun cinta di dunia, akan ada cinta dari-Nya yang tidak pudar karena waktu serta akan selalu menjanjikan kebahagiaan. Insya Allah

Kapan Indonesia bisa seperti RUSIA ??

Huhu. . .bicara soal negara di dunia, pastilah mayoritas orang menyimpulkan bahwa negara terhebat adalah Amerika Serikat. Negara adidaya yang juga bisa dibilang sebagai negara panutan itu memang luar biasa. Akan tetapi, bagi negara kita tak seharusnya bermimpi “kapan Indonesia bisa seperti AS ??”, melainkan mengubahnya menjadi “kapan Indonesia bisa seperti Rusia??”. Binund mengapa harus begitu ?? Iyahh, kita berfikir logis saja. Engga usah muluk-muluk. Okey, to the point aja, untuk menjadi seperti sekarang, AS memerlukan waktu 3 abad lebih, sementara Rusia yang hancur pada tahun 1990 dan divonis tak bisa bangkit lagi. Kini di tahun 2010 mampu berjaya. Waktu yang singkat untuk menjadi negara maju. Itu karena didorong kesadaran serta mobilitas masyarakat yang tinggi. Jadi untuk apa kita berfikir bisa seperti AS ?? kalau saja umur negara kita baru 65 tahun dan masih butuh ratusan tahun untuk menyamakannya dengan AS. Dan ini merupakan PR bagi rakyat Indonesia untuk meningkatkan kesadaran !!!^_^

Exusme, I life in this world !!

Hai kawan !! akulah cewek yang terlahir dari rahim seorang ibu yang luar biasa. Ayu Nurlaila Indah merupakan label yang ditempelkan padaku. Aku muncul pada dentang 02.00 dini hari di sebuah desa yang penuh akan hiasan bunga asoka. 

Aku manusia sepertimu : bergerak, bernafas, mengeluh, dan mati nantinya. Ya, saat bayek aku suka mengeluh “minta ini-itu banyak sekali, semua-semua harus dikabulkan, harus dikabulkan dengan kantong ajaib”, seperempat lagu doraemon yang membuat aku iri pada kehidupan nobita. Dia cowok yang gemar merengek untuk mendapatkan apa yang dia impikan juga dengan mudahnya menjelajah dunia hanya dengan membuka pintu. Funtustic! Andai aku memiliki doraemon, ahh, yang kumiliki hanya ortu yang selalu menyemburkan amarahnya disetiap aku merengek, “Rewel!! Tak telen sama pisang ntar!!”, behh. . .sepenggal kalimat yang terlontar dari mulut ibukku. Hhaaahhh. . .Ku tarik nafas, membelah belantara otakku, memulai tuk berfikir apakah aku memang tak dinantikan di dunia ini? Entahlah, I don’t care. Toch, ibukku juga engga mungkin bisa menelanku mentah-mentah. Apalagi hanya dengan pisang. .hahaha. Impossible sangat !!

Tak dirasa sekarang aku sudah gede, putih abu-abu sudah menjadi sandanganku .Begitu banyak pula warna-warni hidup yang kulalui. Asem-pahit-manis semua terangkum indah dalam album kehidupanku dan takkan pernah kulupakan. Apalagi aku memiliki orang-orang terkasih yang selalu menyelimutiku dengan cinta dan kasih sayang. Aku mencintai mereka semua dan tak menginginkan kepergiannya, sedetik pun itu.

Dan kau tahu kawan? Sejak kelas 5 sekolah dasar aku tlah jatuh cinta pada dunia jurnalistik. Aku suka menulis sembarang. Oleh karena itu, kubuat blog bertittle “From Zero to Hero” ini untuk sekedar coret-coret. Dengan harapan bisa bermanfaat meski masih tahap belajar. Hhe. Kalau boleh jujur, sebenarnya ini bukanlah kali pertamaku membuat blog, tapi karena penyakit lupa stadium empatku kumat hingga menyebabkan aku amnesia terhadap password juga email. Jadi mau tak mau aku terpaksa buat blog baru . Mmm. .I think enough. Uda dulu yaa. . .Met menikmati n’ thanks yang udah berkunjung di blog GJ ku ini. Daadaa bubye^^